Awas Penunggang Gelap: Dugaan Operasi Senyap Framing Panglima TNI lewat Kasus Aktivis KontraS

SUARA PUBLIK NASIONAL

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 13:35 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Sen,6 April 2026 |  Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap adanya dugaan “penunggang gelap” yang memanfaatkan isu hukum untuk kepentingan politik tertentu. Hal ini menyusul mencuatnya kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar menilai terdapat indikasi kuat bahwa kasus tersebut telah ditarik ke dalam pusaran kepentingan politik yang lebih luas. Bahkan, muncul dugaan bahwa isu ini ada yang sengaja mengarahkan untuk membangun framing negatif terhadap Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto sampai framing ganti panglima

Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar menyampaikan bahwa sejak awal kasus ini mencuat ke publik, terlihat adanya pola penggiringan opini yang masif dan terstruktur, khususnya di media sosial. Narasi yang berkembang dinilai tidak sepenuhnya organik, melainkan diduga digerakkan oleh pihak-pihak tertentu dengan agenda terselubung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat ada upaya sistematis untuk membentuk persepsi publik secara sepihak. Isu ini seolah diarahkan untuk menyerang institusi dan pimpinan TNI, tanpa menunggu proses hukum berjalan secara objektif dan transparan,” ujar pernyataan resmi Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar

Kami menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, termasuk terhadap aktivis, merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan harus diproses secara hukum. Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar kasus ini tidak dipolitisasi atau dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu yang dapat memperkeruh situasi nasional.

Lebih lanjut, Ketua PW GPA DKI Jakarta itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diharapkan dapat menyaring informasi secara bijak serta mengedepankan asas praduga tak bersalah.

kami juga mengajak semua pihak untuk tidak membangun opini yang justru berpotensi memecah belah bangsa,” lanjutnya.

Dedi Siregar menambahkapentingnya menjaga stabilitas nasional serta kepercayaan publik terhadap institusi negara, termasuk TNI, dari berbagai upaya delegitimasi yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai organisasi kepemudaan, PW GPA DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu strategis nasional secara objektif dan konstruktif, serta mendukung terciptanya ruang publik yang sehat, kritis, dan bebas dari manipulasi informasi. (*)

Berita Terkait

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih, S.H., M.H. Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri
Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Aktivis Nasional : Putusan Pengadilan Jadi Bukti Budi Arie Bersih dan Tidak Terbukti Terlibat Judol
Pengamat: “Budi Arie Clear”, Putusan Pengadilan Tak Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Judi Online
Profesor Sutan Nasomal Dukung BPJPH: Label Halal Wajib Dicantumkan, Pelaku Usaha Jangan Abaikan Aturan
Kepala BNN dan Jajaran Di Apresiasi, Ringkus Gembong Narkoba Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:06 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Rabu, 9 September 2026 - 16:03 WIB

Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:38 WIB

SMK Negeri 2 Kutacane Lepas Ratusan Siswa Kelas XII Ikuti PKL di Dunia Kerja

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penghargaan Tiga Kapolsek Terbaik, Kebersihan Mako Jadi Perhatian

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:47 WIB

Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:58 WIB

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:30 WIB

Gelombang Protes Karyawan BSI Kutacane: Dugaan Intimidasi dan Pelecehan Dipertaruhkan, Manajemen Abaikan Desakan Klarifikasi

Berita Terbaru