Sarang Bisnis Haram di Balik Jeruji: Oknum WBP Lapas Binjai Diduga Bebas Nikmati Pod Narkoba dan Kendalikan Penipuan Online

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:36 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINJAI (SPN)

Tembok tebal dan penjagaan ketat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai mendadak menjadi sorotan tajam.

Fungsi pembinaan yang seharusnya menjadi pilar pendewasaan para narapidana kini dipertanyakan, setelah beredarnya rumor dan indikasi kuat mengenai bebasnya aktivitas terlarang yang dikendalikan dari dalam sel tahanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berinisial Re Za (foto-red) diduga kuat menjadikan area dalam Lapas Binjai sebagai “zona nyaman” untuk mengonsumsi narkotika jenis baru melalui pod (vape getar), sekaligus mengendalikan praktik penipuan online berkedok Lodes yang merugikan masyarakat luas.

​Berdasarkan informasi dan penelusuran yang dihimpun tim redaksi, Re Za diduga memanfaatkan celah pengawasan petugas untuk memasukkan perangkat elektronik dan zat terlarang ke dalam blok hunian.

​Aktivitas ini disinyalir tidak hanya sebatas konsumsi pribad Re Za, melainkan bagian dari jaringan terselubung yang beroperasi secara rapi:

Penyalahgunaan Alat Elektronik: Perangkat pod dan telepon genggam (smartphone) diduga dapat berseliweran dengan bebas di tangan WBP Re Za di kamar selnya D15, padahal barang-barang tersebut masuk dalam kategori barang terlarang di lingkungan Lapas.

Dugaan Zat Terlarang (Pod Narkoba): Cairan (liquid) vape yang dikonsumsi Re Za diduga kuat telah bercampur dengan zat narkotika sintetis untuk mengelabui pemeriksaan fisik.

Skema Penipuan Online (Lodes): Menggunakan koneksi dan perangkat tersembunyi, Re Za diduga aktif menjalankan aksi penipuan berbasis digital yang menyasar korban di luar lapas.

​Bebasnya Re Za beraktivitas memunculkan tanda tanya besar di tengah publik. Bagaimana mungkin barang terlarang seperti smartphone dan cairan diduga narkotika dapat lolos dari pintu pemeriksaan bertingkat?

​Muncul dugaan spekulatif terkait lemahnya sistem pengawasan berkala, atau bahkan indikasi “pembiaran” oleh oknum-oknum tertentu di dalam lingkungan lapas yang tergiur keuntungan pribadi.

​Masyarakat mendesak agar instansi terkait, khususnya Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara segera turun tangan melakukan penertiban dan razia mendadak (sidak) secara objektif dan transparan.

​Hingga berita ini diturunkan, redaksi terus berupaya meminta konfirmasi resmi dari pihak Kalapas maupun Pejabat Humas Lapas Kelas IIA Binjai guna mengklarifikasi kebenaran atas dugaan aktivitas terlarang yang melibatkan WBP berinisial Re Za tersebut.

​Redaksi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) serta membuka ruang Hak Jawab dan Hak Koreksi seluas-luasnya bagi pihak Lapas Binjai maupun pihak-pihak terkait sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Tim)

Berita Terkait

Kodam I/BB Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Publikasi Program TNI untuk Masyarakat
HOAKS! Tuduhan Kalapas Kelas I Medan Tak Bertaring dan KPLP Jadi Tameng WBP Alan Dinilai Fitnah Tanpa Bukti
Perketat Pengawasan, Kalapas Pancur Batu Pimpin Langsung Razia Kamar Hunian Warga Binaan
Tanggapi Keluhan Warga Binaan, Kepala Rutan Kelas I Medan Hadir Serap Aspirasi dan Berikan Solusi
Tegaskan Komitmen Zero Halinar, Satopspatnal Ditjenpas Sumut Laksanakan Sidak dan Razia di Rutan Pangkalan Brandan
Asta Cita Presiden Prabowo Jadi Nyata: 50 Kg Jagung Dipanen Petani Kampar Kiri Hilir
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau 1 Ha Jagung Pipil di Sungai Tengah

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Peringatan HUT Kemerdekaan RI, Bupati Karo Serahkan 417 Remisi Program Binaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Sigap Tangani Dugaan Keracunan MBG, Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Pasien

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:51 WIB

Ratusan Siswa Diduga Keracunan Usai Konsumsi Makanan Bergizi Gratis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Kelola Keuangan Sejak Dini, Pemkab Karo Dorong Pelajar Budayakan Menabung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Dorong Generasi Inovatif, Bupati Karo Hadiri Wisuda Sarjana Universitas Quality Berastagi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:24 WIB

Gerakkan Perekonomian Masyarakat, Bupati Karo Lestarikan Pesta Bunga & Buah

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Wakil Bupati Karo Terima Mahasiswa PKL FISIP USU

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:55 WIB

Sinkronisasi Program Pengembangan UMKM, Bupati Karo Kunjungi Kementerian RI

Berita Terbaru