PW GP AL WASHLIYAH : Dasco Aktor Persatuan, Jangan Sebarkan Hoaks Isu Wapres yang Tidak Dapat Dipertanggung jawabkan

SUARA PUBLIK NASIONAL

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026 - 15:20 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) DKI Jakarta melalui Ketua PW GPA DKI Jakarta, Dedi Siregar, mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengalihkan perhatian publik dari persoalan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang saat ini menjadi perhatian dan tengah diungkap oleh Polri.

Menurut Dedi Siregar, dugaan penyadapan ilegal terhadap kepala negara merupakan persoalan serius yang harus mendapatkan perhatian bersama. Hal tersebut menyangkut keamanan negara, perlindungan komunikasi kenegaraan, serta kewibawaan dan kedaulatan institusi kepresidenan.

Ia menilai, jangan sampai perhatian masyarakat justru terseret ke berbagai spekulasi politik dan isu yang belum memiliki dasar informasi yang jelas, sehingga persoalan utama yang sedang menjadi perhatian publik kehilangan fokus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta semua pihak untuk tidak mengalihkan isu dari persoalan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ini persoalan serius yang harus dikawal secara objektif. Biarkan Polri bekerja secara profesional untuk mengungkap fakta, mencari pihak yang bertanggung jawab, serta menyampaikan hasil penyelidikan kepada masyarakat sesuai ketentuan hukum,” tegas Dedi Siregar.

Lebih lanjut, Dedi Siregar juga menyoroti berkembangnya isu yang mengaitkan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dengan posisi Wakil Presiden. Menurutnya, isu tersebut hanya pengalihan isu masarakat jangan terjebak pada isu Wakil Ketua DPR RI bakal jadi Wapres, isu itu sengaja dibangun oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menutupi pokus kasus Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo

Ia meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terlebih jika informasi tersebut berpotensi memunculkan kegaduhan dan memperkeruh suasana politik nasional.

“Jangan membangun opini seolah-olah isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco menjadi Wakil Presiden itu hokas dan tidak tepat, jangan menggiring opini publik dengan spekulasi. Kami meminta agar framing dan penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dihentikan,” ujarnya.

Dedi Siregar menambahkan, Sufmi Dasco Ahmad merupakan salah satu tokoh politik nasional yang memiliki peran dalam dinamika komunikasi dan persatuan politik. Karena itu, menurutnya, berbagai spekulasi yang menyeret nama Dasco harus disikapi secara proporsional dan tidak dijadikan bahan untuk menciptakan pertentangan di tengah masyarakat.

“Kita membutuhkan suasana politik yang sehat, bukan kegaduhan akibat informasi yang tidak jelas sumbernya, Sufmi Dasco itu aktor persatuan, bukan objek untuk terus-menerus digiring dalam framing politik,” ungkapnya.

Dedi Siregar juga meminta Polri agar mengusut dugaan penyadapan ilegal tersebut secara transparan, profesional, dan akuntabel sehingga masyarakat mendapatkan kejelasan berdasarkan hasil penanganan perkara.

Ia mengingatkan bahwa stabilitas nasional dan persatuan bangsa tidak boleh dikorbankan oleh penyebaran informasi yang belum teruji kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jangan sampai isu yang belum jelas justru menutupi persoalan yang lebih substansial. Kawal proses hukum, hormati fakta, dan jaga persatuan bangsa,” tutup Dedi Siregar. (*)

Berita Terkait

Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Dan Dittipidsiber Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penyadapan
Ketua PPI Apresiasi Kepala SMPN 10 Tangsel Tangani Dugaan Perundungan, Pembinaan Khusus Jadi Langkah Tepat
PETI Merangsek ke Jantung TNKS, Kerinci di Ambang Bencana Ekologis Jika Negara Terus Membiarkan
MK Tak Batalkan Gibran, Jerry Massie: Persoalan Syarat Pendidikan Masih Bisa Bergeser ke DPR dan MPR
Mahkamah Konstitusi dan Ujian Menjaga Independensi Kekuasaan Kehakiman
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Rawat Ingatan, Tegakkan Keadilan: Rafly Serukan September Hitam Berlangsung Damai
Rawat Ingatan, Tegakkan Keadilan: Rafly Serukan September Hitam Berlangsung Damai

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:59 WIB

Kadis PUPR Tebing Tinggi Terkesan Mengelak untuk Dikomfirmasi

Kamis, 5 November 2026 - 00:25 WIB

Surat Permohonan Klarifikasi belum Dijawab, DPC LSM LPPAS-Ri Akan Layangkan Surat (Dumas) ke Unit Tipikor Polres Tebing Tinggi.

Kamis, 5 November 2026 - 00:25 WIB

Diduga Anggaran Ratusan Juta Menguap: Pengelolaan Dana Desa BAH KERAPUH Dipertanyakan, Kepala Desa Diduga Lakukan Penyimpangan Anggaran Dana Desa TA 2023 -2025.

Rabu, 4 November 2026 - 02:37 WIB

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penyaluran CSR Bank Sumut Senilai Rp376 Juta Untuk Rumah Ibadah Dan Panti Asuhan

Rabu, 4 November 2026 - 02:35 WIB

Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Apel Gabungan ASN, Tekankan Lima Poin Penting Untuk Peningkatan Kinerja.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Rayakan Ultah ke-2, PWRI Tebing Tinggi Berikan Santunan tali asih kepada anak Yatim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Wali Kota Tebing Tinggi Dukung Ajang Speed GrassTrack 2026: Ajang Salurkan Bakat Dan Tekan Balap Liar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Serahkan Bantuan Pangan, Wali Kota Tebing Tinggi Minta BantuanTidak Diperjualbelikan

Berita Terbaru