Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

SUARA PUBLIK NASIONAL

- Redaksi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:37 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 26-10-2026. | Sangat ironi Kebakaran Hutan selama 4 bulan ini yang telah merugikan kesehatan masyarakat Indonesia dan negara negara tetangga RI masih di anggap belum waktunya menjadi TANGGAP BENCANA NASIONAL.
Jakarta Ibukota NKRI,
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH mengucapkan terimakasih kepada Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subianto dan Kapolri atas perhatian dan kerja kerasnya mengatasi permasalahan bencana alam Karhutlah di seluruh Indonesia yang dimana dalam rapat paripurna di sampaikan sangat banyak terlibat (PMA) perusahaan asing dan perusahaan (PMI) korporasi dan oknum pelaku pembakar hutan.

Menurut Prof DR Sutan Nasomal SH,MH ini sudah mengganggu keamanan nasional. Indonesia di serang oleh perusak (teroris) di balik kepentingan politik negara asing melakukan tindakan membakar hutan yang jelas berdampak sangat fatal seperti :
Penduduk menjadi sakit dampak akibat asap.
Harta benda hancur terbakar seperti rumah,ladang kebun pertanian peternakan dll.

Melihat luasnya hutan di Indonesia yang terbakar sangat luas di beberapa wilayah yang juga berdampak semua jenis satwa ditemukan mati. Menurut Prof DR Sutan Nasomal SH,MH ini sangat serius dan tidak boleh di abaikan oleh Presiden RI. Perlu langkah kongkrit untuk melawan yang merusak keamanan Indonesia dengan cara cara membakar hutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya penyelamatan penduduk di wilayah bencana seharusnya di laksanakan dengan gerak cepat dengan menurunkan team evakuasi dan team kesehatan agar tidak terjadi korban jiwa karena masyarakat tidak paham bahwa situasi saat ini sedang terjadi perusakan hutan dengan dibakar oleh pihak perusak (teroris) yang melibatkan korporasi Asing (PMA).

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta semua kepala daerah tanggap dengan situasi yang sedang terjadi akibat gangguan keamanan nasional dengan cara cara membakar hutan yang dapat berimbas ke wilayah perumahan penduduk. Kapolda harus bertanggung jawab bila lengah dan membiarkan hal buruk ini terjadi dan berdampak Negara Indonesia dan masyarakat dirugikan akibat ulah pihak pihak perusak (teroris) pembakar hutan. Musim kemarau masih ada akibat gangguan el Nino Diseluruh Indonesia maka perlu semua kementrian di siagakan untuk mengatasi dampaknya.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH menghimbau Presiden RI agar lebih peka dengan air mata masyarakat Indonesia yang dirundung duka karena tanah kelahirannya di kepung api dan asap.
Kebutuhan air bersih, pelayanan kesehatan obat obatan dan oxigen terjamin ada, makanan, perlengkapan balita juga sangat dibutuhkan. Aduan masyarakat yang diterima oleh Prof DR Sutan Nasomal SH,MH bahwa situasi tetap terjadi kebakaran yang telah sampai merusak dan menghancurkan rumah penduduk.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Pendidikan, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) Assotion Of Young Indonesian.

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Bapak Jenderal H.Prabowo Subianto Perintahkan Panglima TNI Kapolri Arahkan Jajaran Jumling Ajak Warga Hindari Narkoba Tawuran Matel !!!
26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Prof Dr Sutan Nasomal : Mengapa Koruptor Wajib Ditembak Mati, Cuma Mati Yang Mampu Memutuskan Mata Rantainya
Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE
Unjuk Rasa 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Lima Tuntutan Elemen Mahasiswa
Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih, S.H., M.H. Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri
Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:50 WIB

Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Kapolres Langsa Tinjau Bantuan Renovasi Sumur Bor Program Sosial Polri Bersama Ketua Umum Bhayangkari, Perkuat Akses Air Bersih Bagi Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:51 WIB

Perkuat Pengawasan Perbatasan, Bea Cukai Langsa dan Imigrasi Gelar Patroli Laut Terpadu di Pesisir Timur Aceh

Berita Terbaru