Digerebek Warga Bersama Seorang Perempuan, Oknum Kepala Desa di Gayo Lues Tuai Kecaman, Publik Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

SUARA PUBLIK NASIONAL

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:35 WIB

50185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Video berdurasi singkat yang beredar luas di media sosial memperlihatkan aksi penggerebekan seorang oknum kepala desa di Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, Aceh, Selasa 22 Juli 2026. Video tersebut terekam oleh warga dan kemudian diunggah melalui akun Facebook Vitt Ta, sehingga memantik reaksi keras dari masyarakat lokal hingga dunia maya. Dalam rekaman itu, tampak kelompok ibu-ibu bersama petugas Satpol PP bergerak serempak menggerebek sebuah rumah di wilayah Blangtenggulun, Kecamatan Blangkejeren, tempat seorang pria yang diidentifikasi sebagai kepala desa Kendawi bersama seorang perempuan berada di salah satu ruangan tertutup. Hingga saat ini, belum diketahui pasti apakah rumah tersebut merupakan milik warga setempat atau rumah kontrakan.

Insiden ini bermula dari kecurigaan masyarakat atas aktivitas keduanya yang dianggap tidak wajar oleh sejumlah warga. Setelah mengintai, warga mendapati kedua insan tersebut berada dalam rumah dengan pintu terkunci, sehingga memicu keresahan sosial di lingkungan sekitar. Sejumlah ibu-ibu yang terlibat dalam penggerebekan sempat meluapkan amarah, menuding perbuatan oknum kepala desa sebagai tindakan kurang terpuji dan mencoreng nama baik kampung. Ungkapan dalam bahasa daerah yang direkam jelas dalam video, “Gecik Kendawi mah benen kini woy, tolong sawah peh ku inen e,” menandakan tingkat kekesalan warga terhadap perilaku pejabat publik yang dinilai tidak mencerminkan teladan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam suasana panas, masyarakat mendesak oknum kepala desa beserta pasangan berada di rumah itu untuk memberikan klarifikasi terbuka. Salah satu tuntutan utama adalah pembuktian status hubungan keduanya secara transparan di depan umum. Warga meminta secara tegas surat nikah jika memang telah menikah secara sah. Tuntutan ini muncul sebagai bentuk komitmen masyarakat Gayo Lues yang menjunjung tinggi nilai adat, kehormatan keluarga, dan marwah kampung.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang tiba di lokasi sempat berupaya menenangkan dan mengamankan jalannya aksi agar tidak terjadi keributan yang lebih besar. Namun, penolakan masyarakat terhadap sikap tidak terpuji oknum kepala desa itu menandakan adanya kontrol sosial yang kuat atas tingkah laku aparatur pemerintahan di tengah warga. Setelah suasana agak reda, kedua terduga pelaku langsung diamankan ke kantor Satpol PP untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mencegah reaksi massa yang dikhawatirkan semakin membesar.

Hingga malam tadi, belum ada keterangan resmi dari pihak kepala desa Kendawi maupun dari pihak perempuan yang turut diamankan terkait alasan keberadaan mereka di rumah tersebut maupun status hubungan yang dipertanyakan warga. Desakan kuat dari masyarakat bukan saja menuntut klarifikasi, melainkan juga menginginkan adanya proses hukum secara terang benderang yang dijalankan secara adil dan profesional, sebagai pelajaran serta pembelajaran bagi aparat sipil di kampung-kampung lain. Gelombang kritik dan sorotan muncul di berbagai platform, baik di kalangan masyarakat adat, pemuda, maupun tokoh-tokoh masyarakat Gayo Lues.

Pada sisi regulasi, tindakan aparat desa yang terlibat skandal atau perbuatan tercela secara hukum dan adat dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, khususnya pasal 29 huruf c dan d yang menegaskan kepala desa wajib menjaga norma dan etika yang hidup dalam masyarakat serta dilarang melakukan perbuatan tercela. Selain itu, Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat juga mengatur penegakan syariat, termasuk larangan khalwat bagi siapa saja, apalagi bagi pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan dalam menjalankan nilai-nilai agama dan sosial.

Masyarakat Blangtenggulun dan sekitarnya mendesak pemerintah daerah serta pihak berwajib di Gayo Lues bertindak tegas dan tidak setengah hati dalam menegakkan disiplin serta sanksi administratif maupun pidana atas pelanggaran yang telah terjadi. Bagi warga, peristiwa ini bukan saja soal pelanggaran individu, melainkan simbol perlindungan dan penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan kearifan lokal yang menjadi perekat kehidupan sosial di wilayah pengunungan Aceh itu. Mereka mengharapkan kejadian serupa dapat menjadi perhatian khusus aparat penegak hukum dan seluruh kepala kampung di Gayo Lues agar selalu menjunjung tinggi integritas, moralitas, serta tidak menyalahgunakan jabatan demi kepentingan pribadi. Kini, proses hukum dan klarifikasi publik menjadi tuntutan utama agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa tetap terjaga, martabat adat dilindungi, dan tidak tercoreng oleh ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Berita Terkait

Diduga Langgar Hukum, Mobil Innova Gadai Disita Leasing Secara Paksa, Ardian Tuntut Keadilan
Kapolres Gayo Lues Tinjau Polsek Blangkejeren, Personel Diminta Tingkatkan Disiplin dan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat
Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”
Proyek Balai Desa Berulang, Program Covid 2025 Muncul Lagi, dan Drainase Rp 126 Juta 2022 Dipertanyakan
Banjir Anggaran Pipanisasi dan Jalan di Desa Tetingi: Dugaan Proyek Fiktif dan Penyelewengan Dana Desa Menguat
Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues Usai Mendampingi Kunjungan Kerja Wapres RI
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Gerebek Rumah Terduga Tempat Penyalahgunaan Narkoba, Satu Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:43 WIB

Suasana Penuh Kehangatan, Jemaah dan Musafir Sambut Waktu Berbuka Puasa Sunah Kamis di Masjid Jamik Kebun Bunga Medan

Sabtu, 5 September 2026 - 06:07 WIB

Lapas Sibolga Gandeng Pemkot dan Perguruan Tinggi Kembangkan Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan

Sabtu, 5 September 2026 - 05:40 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan bagi Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kondisi Rutan Ruteng

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional 2026 di Kuansing

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Priofesor Sutan Nasomal Ucapkan Selamat Buat,Erfin Fahrurrazi, S.STP, M.Si Jabat PJ Sekda Kota Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Bulog Sumut Tingkatkan Distribusi Beras SPHP dan Perkuat Pasokan Beras Premium untuk Jaga Stabilitas Harga

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52 WIB

Aksi Demo Jilit II, Pendemo Minta Ketua Komisi III DPR RI Bahas Kasus Korban Nangkap Maling Jadi Tersangka

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:10 WIB

Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sanjaya Sembiring Sembelih 21 Hewan Qurban Idul Adha 1447 H untuk Masyarakat

Berita Terbaru