Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah

SUARA PUBLIK NASIONAL

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:22 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALTENG | Kasatgaswil Kalteng mengajak dan menggandeng Kaban Kesbangpol Prov. Kalimantan Tengah, Kadis DP3APPKB Kalimantan Tengah, FKUB Kalimantan Tengah, serta Radio Evella 96.7 FM untuk bersama-sama berkontribusi pada gelaran acara Kalteng Expo dalam rangka memperingati HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah dengan memberikan edukasi terkait bahaya paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme), paham kekerasan serta Bahaya Media Sosial / Game Online yang semakin masif digunakan untuk memaparkan paham kekerasan bagi anak anak terutama usia sekolah di stand booth yang telah disiapkan oleh Satgaswil Kalteng.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi dan elemen masyarakat dalam memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman penyebaran paham radikal dan kekerasan yang kini semakin masif melalui media digital.

Turut hadir dan mendukung kegiatan tersebut Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah, jajaran FKUB Kalimantan Tengah, organisasi masyarakat, generasi muda, Senkom Mitra Polri, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.

Kasatgaswil Kalteng, Kombes Pol. Yulianto Rombe Biantong, S.H. melalui IPTU Ganjar Satriyono, S.Sos., M.AP menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan di tengah perkembangan era digital saat ini.

> “Kegiatan ini sangat dibutuhkan mengingat masifnya penyebaran paham radikalisme melalui media digital. Oleh karena itu, diperlukan edukasi, kontra narasi, dan penguatan wawasan kebangsaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya.

Berbagai kegiatan edukatif dilaksanakan di stand booth, di antaranya podcast interaktif, pemasangan pamflet, sosialisasi bahaya intoleransi dan radikalisme, penayangan video kontra narasi, ikrar serta tanda tangan anti radikal, hingga pembagian stiker edukasi tentang bahaya bullying dan penyalahgunaan media sosial.

Salah satu narasumber dalam kegiatan podcast adalah Prof. Drs. Oka Swastika, S.H., M.Si. yang mengangkat tema:

> “Satukan Frekuensi Beragama, Bersuku dan Berbudaya, Satukan Indonesia.”

Beliau merupakan salah satu tokoh agama Hindu di wilayah Kalimantan Tengah sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua FKUB Kalimantan Tengah. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat toleransi, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman suku dan budaya di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Satgaswil Kalteng bersama seluruh pihak yang terlibat berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, memperkuat moderasi beragama, dan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, ekstremisme, serta paham kekerasan demi terciptanya Kalimantan Tengah yang aman, damai, dan harmonis.

Berita Terkait

Kodam I/BB Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Publikasi Program TNI untuk Masyarakat
HOAKS! Tuduhan Kalapas Kelas I Medan Tak Bertaring dan KPLP Jadi Tameng WBP Alan Dinilai Fitnah Tanpa Bukti
Perketat Pengawasan, Kalapas Pancur Batu Pimpin Langsung Razia Kamar Hunian Warga Binaan
Tanggapi Keluhan Warga Binaan, Kepala Rutan Kelas I Medan Hadir Serap Aspirasi dan Berikan Solusi
Tegaskan Komitmen Zero Halinar, Satopspatnal Ditjenpas Sumut Laksanakan Sidak dan Razia di Rutan Pangkalan Brandan
Asta Cita Presiden Prabowo Jadi Nyata: 50 Kg Jagung Dipanen Petani Kampar Kiri Hilir
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau 1 Ha Jagung Pipil di Sungai Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:17 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:24 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:10 WIB

Jual Rumah Sendiri, Didenda Rp 32 Juta: Putusan Adat Jambur Lak-lak Diduga Menabrak Logika dan Aturan

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:11 WIB

Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:51 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:47 WIB

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:11 WIB

Bayaran Rp3 Juta Jadi Sorotan, PJ Pengulu Kute Buluh Sebut Ada Upaya Menggiring Opini untuk Menyerang Dirinya

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:47 WIB

Tiga Pria Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, Sabu dan Alat Hisap Disita

Berita Terbaru