Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

SUARA PUBLIK NASIONAL

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 15:39 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Alwashliyah (PP GP Alwashliyah), H. Aminullah Siagian, mengecam keras pernyataan tokoh senior Amien Rais yang melontarkan sebutan “gay” terhadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya atau yang akrab disapa Mayor Teddy. Narasi tersebut dinilai sangat tidak etis, tidak berdasar, dan hanya bertujuan untuk menciptakan kegaduhan politik di tengah publik.
Aminullah menegaskan bahwa sebagai seorang tokoh bangsa yang sangat dihormati dan dituakan, Amien Rais seharusnya memberikan contoh teladan dan edukasi politik yang baik kepada generasi muda, bukan malah memproduksi diksi yang menyerang ranah personal tanpa bukti yang konkret.

“Pernyataan tersebut sangat kami sayangkan keluar dari lisan seorang tokoh senior. Narasi yang menyerang pribadi seperti itu tidak etis, tidak mendidik, dan sangat merendahkan martabat komunikasi politik di negara kita,” ujar Aminullah Siagian dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.
Menurut Aminullah, kritik terhadap pejabat publik atau kebijakan pemerintah merupakan hal yang lumrah dan sangat sah dalam alam demokrasi. Namun, kebebasan berpendapat tersebut harus tetap berpegang teguh pada koridor etika, norma kesopanan, dan fakta hukum. Menyerang integritas personal seseorang dengan istilah yang menjurus ke arah pelecehan identitas dinilai sudah sangat melampaui batas kewajaran.
Ia juga menambahkan bahwa Mayor Teddy merupakan seorang abdi negara profesional yang selama ini telah mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara melalui jalur militer serta menjalankan tugas-tugas keprotokolan dan kesekretariatan dengan baik.

“Jangan hanya karena ketidakpuasan politik, seorang abdi negara diserang secara personal dengan tuduhan tanpa dasar. Kami dari PP GP Al Washliyah meminta semua pihak untuk menyudahi politik kebencian dan pembunuhan karakter semacam ini,” lanjutnya tegas.

Di akhir pernyataannya, Aminullah Siagian mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda dan elite politik, untuk terus menjaga stabilitas nasional serta tidak mudah terprovokasi oleh pernyataan-pernyataan yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. (*)

Berita Terkait

Melalui BNIdirect Bisnis, BNI Dukung Efisiensi Pengelolaan Keuangan UMKM
Rumah Moderasi Sampaikan Dukungan Ke Polri, Ingatkan Potensi Ancaman Radikal Bagi Anak Bangsa Melalui Ruang Digital
PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Pencegahan Korupsi, KPK dan Komisi II DPR RI Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan serta Kepemimpinan Berintegritas
Publik : Ketegasan Menteri Agus Andrianto Nonaktifkan Pejabat Terjerat KPK Patut Diapresiasi
Senior Wartawan PWI Kecewa Kebijakan Humas Kementerian Desa Tolak Tugas Liputan Jurnalis dan Surat Kerjasama Publikasi
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Tuduhan Dirkrimsus Lindungi Tambang Ilegal Adalah Hoaks dan Fitnah
Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Soroti Dugaan Penggunaan BBM Subsidi oleh Industri Getah Pinus Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:17 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:24 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:10 WIB

Jual Rumah Sendiri, Didenda Rp 32 Juta: Putusan Adat Jambur Lak-lak Diduga Menabrak Logika dan Aturan

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:11 WIB

Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:51 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:47 WIB

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:11 WIB

Bayaran Rp3 Juta Jadi Sorotan, PJ Pengulu Kute Buluh Sebut Ada Upaya Menggiring Opini untuk Menyerang Dirinya

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:47 WIB

Tiga Pria Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, Sabu dan Alat Hisap Disita

Berita Terbaru