Oknum Kepala Desa Kendawi Digerebek Warga Blangtenggulun Bersama Perempuan, Diminta Buktikan Status Nikah di Depan Umum

SUARA PUBLIK NASIONAL

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:11 WIB

50163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Sebuah video berdurasi singkat yang diunggah melalui akun Facebook Vitt Ta, Selasa 22 Juli 2026, menuai kehebohan dan menjadi perbincangan masyarakat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Video tersebut memperlihatkan aksi penggerebekan yang dilakukan oleh sekelompok warga, didominasi para ibu-ibu, bersama petugas Satpol PP, terhadap seorang oknum kepala desa dari Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, di sebuah rumah yang terletak di wilayah Blangtenggulun, Kecamatan Blangkejeren. Hingga kini, status rumah tersebut belum dapat dipastikan apakah rumah kontrakan atau rumah warga setempat.

Peristiwa penggerebekan itu bermula dari kecurigaan warga Blangtenggulun atas aktivitas mencurigakan seorang lelaki yang diketahui sebagai oknum kepala desa bersama seorang perempuan di dalam rumah tersebut. Begitu mendatangi lokasi secara beramai-ramai, warga mendapati keduanya berada di dalam ruangan tertutup. Suasana menjadi panas ketika para ibu-ibu meluapkan kemarahan dan melancarkan protes secara terang-terangan terhadap oknum kepala desa. Salah satu di antara mereka menggunakan bahasa daerah menegaskan, “Gecik Kendawi mah benen kini woy, tolong sawah peh ku inen e,” sebagai bentuk kegeraman atas tindakan yang dianggap mencoreng nama baik desa dan bertentangan dengan norma sosial setempat.

Dalam suasana yang penuh tekanan, warga Blangtenggulun menuntut penjelasan terbuka di lokasi. Mereka meminta dengan tegas agar oknum kepala desa beserta perempuan yang bersamanya membuktikan status hubungan mereka, mempertanyakan dan menantang, “Kalau memang sudah menikah, buktikan surat nikahnya di depan semua orang.” Tuntutan warga bukan sekadar untuk klarifikasi, namun juga sebagai upaya menjaga marwah dan kehormatan adat yang telah lama dipegang teguh di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah aksi tersebut, Satpol PP berupaya menengahi dan menenangkan masyarakat, agar situasi tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih besar. Namun, sikap tegas warga Blangtenggulun menunjukkan kepedulian dan kontrol sosial masyarakat Gayo Lues, khususnya dalam mengawasi perilaku pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan.

Pelaksanaan penggerebekan yang melibatkan banyak warga perempuan tersebut menjadi pembicaraan di media sosial dan menuai berbagai tanggapan dari masyarakat luas. Banyak pihak menyesalkan tindakan oknum kepala desa yang terjaring dalam kejadian itu dan mendesak agar ada transparansi serta proses hukum yang jelas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari oknum kepala desa Kendawi terkait konteks dan alasan keberadaannya beserta seorang perempuan di rumah tersebut, maupun terkait kejelasan status hubungan keduanya.

Warga Blangtenggulun berharap, peristiwa tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah, dengan langkah-langkah penegakan disiplin terhadap aparatur desa, agar kepercayaan masyarakat tidak terkoyak akibat tindakan yang melanggar norma. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi siapapun yang dipercaya memimpin di tingkat desa agar senantiasa menjaga integritas dan memberi contoh yang baik di tengah masyarakat. Isu moral dan kepercayaan menjadi bagian penting yang kini dipertaruhkan, dan masyarakat Gayo Lues dengan tegas menuntut akuntabilitas serta kejelasan, demi menjaga martabat kampung dan nama baik adat setempat. (tim)

Berita Terkait

Diduga Langgar Hukum, Mobil Innova Gadai Disita Leasing Secara Paksa, Ardian Tuntut Keadilan
Kapolres Gayo Lues Tinjau Polsek Blangkejeren, Personel Diminta Tingkatkan Disiplin dan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat
Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”
Proyek Balai Desa Berulang, Program Covid 2025 Muncul Lagi, dan Drainase Rp 126 Juta 2022 Dipertanyakan
Banjir Anggaran Pipanisasi dan Jalan di Desa Tetingi: Dugaan Proyek Fiktif dan Penyelewengan Dana Desa Menguat
Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues Usai Mendampingi Kunjungan Kerja Wapres RI
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Gerebek Rumah Terduga Tempat Penyalahgunaan Narkoba, Satu Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:43 WIB

Suasana Penuh Kehangatan, Jemaah dan Musafir Sambut Waktu Berbuka Puasa Sunah Kamis di Masjid Jamik Kebun Bunga Medan

Sabtu, 5 September 2026 - 06:07 WIB

Lapas Sibolga Gandeng Pemkot dan Perguruan Tinggi Kembangkan Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan

Sabtu, 5 September 2026 - 05:40 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan bagi Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kondisi Rutan Ruteng

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional 2026 di Kuansing

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Priofesor Sutan Nasomal Ucapkan Selamat Buat,Erfin Fahrurrazi, S.STP, M.Si Jabat PJ Sekda Kota Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Bulog Sumut Tingkatkan Distribusi Beras SPHP dan Perkuat Pasokan Beras Premium untuk Jaga Stabilitas Harga

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52 WIB

Aksi Demo Jilit II, Pendemo Minta Ketua Komisi III DPR RI Bahas Kasus Korban Nangkap Maling Jadi Tersangka

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:10 WIB

Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sanjaya Sembiring Sembelih 21 Hewan Qurban Idul Adha 1447 H untuk Masyarakat

Berita Terbaru