Pelantikan KOPVITNAS Berlangsung di Bogor, Fokus Jaga Obvitnas, Pelantikan dan Pengukuhan KOPVITNAS Periode 2026–2031

SUARA PUBLIK NASIONAL

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:23 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, – Pelantikan dan Pengukuhan Komunitas Objek Vital Nasional (KOPVITNAS) Periode 2026–2031 berlangsung di Lorin Sentul Hotel, Bogor, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis memperkuat sinergi nasional guna menjaga dan mengamankan Objek Vital Nasional (Obvitnas) sebagai pilar penting stabilitas negara, ketahanan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Acara dihadiri tokoh nasional dari unsur pertahanan, keamanan, ekonomi, dan pembangunan nasional, serta diikuti pengurus dan anggota KOPVITNAS dari berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan diawali registrasi peserta, pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dan pemutaran video profil KOPVITNAS.

Ketua KOPVITNAS Dr. Ir. Imam Supriyadi, M.M., menegaskan keberadaan Obvitnas sangat penting mendukung pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, sektor strategis seperti pelabuhan, kawasan industri, jaringan listrik, sistem distribusi energi, hingga transportasi nasional merupakan penggerak utama aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

“Ketika objek vital berjalan dengan baik, distribusi logistik menjadi lancar, investasi meningkat, lapangan kerja terbuka, dan produktivitas nasional dapat terus berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, perlindungan Obvitnas harus dipandang sebagai investasi jangka panjang demi menciptakan ketahanan ekonomi nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Pembacaan SK Pelantikan dilakukan Wakil Ketua KOPVITNAS Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Suyono Thamrin, sebelum prosesi pelantikan dan penandatanganan berita acara yang dipimpin Ketua Dewan Pengawas KOPVITNAS Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., yang diwakili Mayjen TNI (Purn.) Nugroho Budi Wicaksono.

Perwakilan Ketua Dewan Pengawas menyampaikan, Obvitnas merupakan aset strategis bangsa yang penting menjaga stabilitas negara, keselamatan masyarakat, serta keberlangsungan pembangunan nasional.

Ia menyebut infrastruktur strategis seperti pembangkit listrik, kilang minyak, pelabuhan, bandara, sistem telekomunikasi, bendungan, hingga pusat data nasional menjadi bagian penting yang menopang kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Pengamanan Obvitnas bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara,” tegasnya.

Menurutnya, ancaman terhadap objek vital kini semakin kompleks, mulai dari sabotase, aksi terorisme, gangguan siber, hingga bencana alam.

Karena itu pemerintah terus memperkuat sistem pengamanan, koordinasi lintas sektor, dan modernisasi teknologi.

Wakil Ketua KOPVITNAS Suyono Thamrin menekankan, Obvitnas bertujuan mendukung kehidupan masyarakat secara luas. Fasilitas air bersih, listrik, jaringan komunikasi, rumah sakit, dan transportasi publik memiliki peran vital menentukan kualitas hidup masyarakat.

“Masyarakat perlu memahami, apabila negara gagal melindungi Obvitnas, dampaknya besar terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk terganggunya distribusi energi, layanan komunikasi, hingga munculnya keresahan sosial,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas umum, mendukung keamanan lingkungan, dan tidak melakukan tindakan yang merugikan infrastruktur negara.

“Obvitnas bukan sekadar simbol pembangunan, tetapi merupakan jaminan keberlangsungan hidup, keamanan, dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” katanya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan Obvitnas di tengah tantangan global.

Melalui sinergi nasional yang kuat, Indonesia diyakini mampu mewujudkan sistem perlindungan Obvitnas yang modern, tangguh, dan berkelanjutan demi mendukung negara yang aman, maju, dan berdaulat.

Rilis: KOPVITNAS

Sumber: Humas DPP AKPERSI

(AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau)

Berita Terkait

HORAS PRESISI: Kapolres Simalungun Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di Girsang Sipangan Bolon
Kapolres Simalungun Sambangi Bupati, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik
Kuasa Hukum Korban Curanmor Datangi Satreskrim Polresta Pekanbaru Kawal Kasus
Perkuat Deteksi Dini Kamtib, Rutan Kelas I Medan Gandeng Ratusan APH Gelar Razia Gabungan Skala Besar dan Tes Urine Warga Binaan
PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media
Masyarakat Blok 6 Perumnas Helvetia Medan Sambut Hangat Kehadiran Mahasiswa PKL Universitas Imelda
Pererat Silaturahmi, Pemkab Karo Gelar Ramah Tamah Bersama Insan Pers
Prof. Sutan Nasomal SH MH,Kasus Keracunan Siswa SMPN 1 Makale Seharusnya Tidak Terjadi. Aparat Wajib Sidik SPPG!

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 17:59 WIB

Penertiban PETI Geumpang Disorot, Penindak Dianggap Tebang Pilih, Pemodal Besar dan Jaringan Penadah Emas Ilegal Tak Tersentuh

Selasa, 22 September 2026 - 16:54 WIB

Kongkalikong Alat Berat dan Setoran di Geumpang: Penertiban Tambang Emas Rakyat Kembali Dipertanyakan

Selasa, 22 September 2026 - 15:27 WIB

Rakyat Pulo Loih Jadi Korban Penertiban, Dugaan Setoran ke Oknum Berseragam dan Aktivitas Tambang Cina Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 19:35 WIB

Tenda Tambang Lokal Dibakar, Alat Berat Diduga Jaringan Cina Tetap Berdiri di Geumpang, Siapa yang Sebenarnya Dilindungi?

Sabtu, 19 September 2026 - 18:03 WIB

Aktivitas Tambang Ilegal Geumpang Mengundang Desakan Baru, Wakil Bupati Disinggung, APW dan LLA Minta Penertiban Menyentuh Aktor Utama

Senin, 14 September 2026 - 19:09 WIB

Alat Berat Menggali Perut Bumi Geumpang Pidie, Tambang Emas Ilegal Diduga Terorganisasi, LLA Akan Laporkan ke Polda Aceh

Jumat, 4 September 2026 - 18:26 WIB

Dugaan Jalur Kilat SIM C di Satpas Polres Pidie, Biaya Disebut Jauh di Atas Tarif Resmi

Kamis, 3 September 2026 - 18:20 WIB

Tambang Emas Ilegal Masih Beroperasi, APW Minta Irwasum dan Propam Mabes Polri Turun ke Pidie

Berita Terbaru